tugu-khatulistiwa-pontianak

Tugu Khatulistiwa, Wisata Pontianak yang Wajib Dikunjungi.

Tugu Khatulistiwa Sebagai Ciri Khas Kota Pontianak

Jika teman tujuan mengunjungi Kalimantan barat khususnya pontianak, jangan lupa untuk mengunjungi Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument. Situs yang menjadi ikon kalimantan barat ini dapat menjadi pengalaman berlibur yang menyenangkan. Berikut ini apa saja yang harus teman tujuan ketahui tentang situs ini.

Fakta Menarik Tugu Khatulistiwa

Menjadi Tempat Terjadinya Fenomena Kulminasi Matahari

Situs ini menjadi saksi peristiwa alam langka yang disebut kulminasi matahari. Kulminasi matahari merupakan fenomena dimana benda-benda sekitar tidak mempunyai bayangan. Biasanya terjadi pada tanggal 21-23 Maret. Sedangkan pada tanggal 3 September diperingati sebagai hari Kulminasi Matahari.

Hal yang menjadi istimewa adalah Kulminasi matahari kabarnya hanya terjadi di 14 negara saja antara lain Ekuador, Reppublik Kongo, Uganda, Brasil, Nauru, Kiribati, Maladewa, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Somalia, Kenya, Sao Tome, Principe, dan Indonesia. Menariknya lagi hanya ada satu kota yang benar-benar dilewati garis khatulistiwa. Kota tersebut tak lain adalah Pontianak, Kalimantan Barat. Sehingga tak heran jika Kota Pontianak sering disebut juga kota Khatulistiwa.

tugu-khatulistiwa-pontianak
source: instagram @amazingtour_travel

Tugu Khatulistiwa Tidak Benar-benar Berada di Titik 0 Derajat

Bukan hal yang disengaja, ternyata menurut penilitian Tugu Khatulistiwa tidak berada di 0 derajat. Penelitian tersebut dilakukan pada tahun 2005 oleh Tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Pengecekan ulang tersebut menyimpulkan bahwa perhitungan titik 0 derajat sebelumnya adalah salah mungkin karena perhitungan sebelumnya belum menggunakan alat-alat canggih dan moderen.

Metode yang dipakai dalam penghitungan ulang ini adalah dengan gabungan antara metode terestrial dan ekstraterestri dengan menggunakan GLobal Positioning System (GPS) dan Stake Out. Titik 0 derajat yang baru kabarnya terletak berjarak 117 meter dari monumen. Tidik baru tersebut ditandai dengan pipa PVC dan belahan garsi barat-timur ditandai dengan tali.

tugu-khatulistiwa-kalimantan-barat
source: instagram @fabriano.fr

Memiliki Daya Tarik dan Arti Tersendiri

Tugu khatulistiwa dibangun pada tahun 1928 oleh belanda yang kemudian dibuat replika yang lebih besar tepat diatas replika asli pada tahun 1990. Tujuannya agar dapat melindungi replika asli di dalamnya yang sudah mengalami beberapa kali perbaikan. Replika ini memiliki tinggi 22 meter.

Simbol anak panah menunjuk kearah lintang 0 derajat arah utara-selatan. Kemudian simbol lingkaran bertuliskan “evenaar” memiliki makna khatulistiwa yang bermaksud membelah bagian utara dan selatan. Sementara di bagian bawah anak panah terdapat tulisan 109 derahat 20’0″OlvGR yang memiliki arti bahwa kota Pontianak bertepatan pada garis khatulistiwa 109 derajat bujur timur 20 menit 00 detik GMT (Greenwich Mean Time).

Di dalam ruangan Tugu Replika ini terdapat sejarah dari era 1930an berupa foto yang terletak pada dinding. Selain itu juga terdapa foto kunjungan penting dari tamu mancanegara, penjelasan mengenai ilmu astronomi serta lukisan relief kota pontianak beserta Tugu Khatulistiwa

Objek Wisata yang Semakin Berkembang

Hingga saat ini area sekitar tugu terus dikembangkan oleh pemerintah agar menjadi objek wisata yang semakin baik. Pembangunan yang dilkakukan antara lain pengadaan fasilitas waterpark, restoran, hotel, taman, pusat cinderamata, waterfront, dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Selain itu Tugu Khatulistiwa juga sering dipakai untuk menyelenggarakan festival kulminasi yang memperingati fenomena kulminasi pada pukul 11.30-12.30 disaat benda-benda tidak memiliki bayangan. Ada juga kegiatan lain untuk memperkenalkan budaya lokal, festival seni, expo, festival kuliner, dan seremonial penyambutan Equinox atau tanda awal musim gugur dibelahan bumi lain.

tugu-khatulistiwa-tujuan-liburan
source: instagram @maxieadhichari

Akses, Lokasi, dan Harga

Tugu Khatulistiwa berlokasi di jalan Khatulistiwa, Siantan, Kota Pontianak, Kalimantan barat. Teman tujuan dapat mengakses ke lokasi sekitar 45 menit dari pusat kota pontianak melalui jalur dara. Jika dari Bandara, kamu bisa memesan taksi online. Di perjalanan kita akan menyebrangi sungai kapuas yang sangat besar dan panjang.

Objek wisata ini buka setiap hari mulai dari jam 8 pagi hingga jam setengah 5 sore. Tidak ada biaya tiket masuk. Kita hanya membayar parkir sebesar 5 ribu rupiah saja.

Itulah beberapa hal yang harus teman tujuan ketahui tentang tugu khatulistiwa tempat wisata kebanggaan warga kota pontianak dari tujuan liburan.

Baca Juga: 7 Wisata Kalimantan Timur, Ibukota Baru Indonesia

Dapatkan info terbaru dari Tujuan Liburan !

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *